<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ferazandra</title>
	<atom:link href="http://ferazandra.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ferazandra.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Aug 2008 12:05:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ferazandra.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/0d7b2127a863d69b15c0fd97f696a1dc?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ferazandra</title>
		<link>http://ferazandra.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Good Story</title>
		<link>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/good-story/</link>
		<comments>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/good-story/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:23:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferazandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Good point]]></category>
		<category><![CDATA[good]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/good-story/</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah cerita seorang ibu yg akan menyelesaikan skripsinya.
Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya diberi nama &#8220;Tersenyum&#8221;. Seluruh siswa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=21&subd=ferazandra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ini adalah cerita seorang ibu yg akan menyelesaikan skripsinya.<br />
Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya diberi nama &#8220;Tersenyum&#8221;. Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan  tersenyum kepada tiga orang dan mendokumentasikan reaksi mereka.</p>
<p>Saya adalah seorang yang mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang dan mengatakan &#8220;hello&#8221;, jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.<br />
Segera setelah kami menerima tugas tsb, suami saya, anak bungsu saya, dan saya pergi ke restoran McDonald&#8217;s pada suatu pagi di bulan  Maret yang sangat dingin dan kering. Ini adalah salah satu cara kami dalam antrian, menunggu untuk dilayani, ketika mendadak setiap orang di sekitar  kami mulai menyingkir, dan bahkan kemudian suami saya ikut menyingkir. Saya tidak bergerak sama sekali&#8230; suatu perasaan panik menguasai diri saya ketika saya berbalik untuk melihat mengapa mereka semua menyingkir.<br />
<span id="more-21"></span><br />
Ketika berbalik itulah saya membaui suatu &#8220;bau badan kotor&#8221; yang sangat menyengat, dan berdiri di belakang saya dua orang lelaki  tunawisma. Ketika  saya menunduk melihat laki-laki yang lebih pendek, yang dekat dengan  saya, ia sedang &#8220;tersenyum&#8221;. Matanya yang biru langit indah penuh dengan cahaya Tuhan ketika ia minta untuk dapat diterima. Ia berkata &#8220;Good  day&#8221; sambil  menghitung beberapa koin yang telah ia kumpulkan.</p>
<p>Lelaki  yang  kedua  memainkan tangannya dengan gerakan aneh sambil berdiri di  belakang  temannya. Saya menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita<br />
defisiensi  mental dan lelaki dengan mata biru itu adalah penolongnya. Saya menahan haru ketika berdiri di sana bersama mereka. Wanita muda di counter menanyai lelaki itu apa yang mereka inginkan. Ia berkata, &#8220;Kopi saja, Nona&#8221; karena hanya itulah yang mampu mereka beli. (Jika mereka ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh mereka,mereka harus membeli sesuatu. Ia hanya ingin menghangatkan badan). </p>
<p>Kemudian saya benar-benar merasakannya &#8211; desakan itu sedemikian kuat  sehingga saya hampir saja merengkuh dan memeluk lelaki kecil bermata biru<br />
itu. Hal itu terjadi bersamaan dengan ketika saya menyadari bahwa semua mata di restoran menatap saya, menilai semua tindakan saya. Saya tersenyum dan berkata pada wanita di belakang counter untuk memberikan saya dua paket makan pagi lagi dalam nampan terpisah. Kemudian saya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu sebagai tempat istirahatnya. Saya meletakkan nampan itu ke atas meja dan meletakkantangan saya di atas tangan dingin lelaki bemata biru itu. Ia melihat ke arah saya, dengan air mata berlinang, dan berkata &#8220;Terima kasih.&#8221;</p>
<p>Saya meluruskan badan dan mulai menepuk tangannya dan berkata, &#8220;Saya tidak melakukannya untukmu. Tuhan berada di sini bekerja melalui diriku untuk<br />
memberimu harapan.&#8221; Saya mulai menangis ketika saya berjalan meninggalkannya dan bergabung dengan suami dan anak saya. </p>
<p>Ketika saya duduk suami saya tersenyum kepada saya dan berkata, &#8220;Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan kamu kepadaku, Sayang. Untuk memberiku harapan.&#8221; Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan pada saat itu kami tahu bahwa hanya karena Rahmat Tuhan kami diberikan apa yang dapat kami berikan untuk orang lain. Hari itu menunjukkan kepadaku cahaya kasih Tuhan yang murni dan indah. </p>
<p>Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah, dengan cerita ini ditangan saya. Saya menyerahkan &#8220;proyek&#8221; saya dan dosen saya membacanya. Kemudian ia melihat kepada saya dan berkata, &#8220;Bolehkan saya membagikan ceritamu kepada yang lain?&#8221; Saya mengangguk pelahan dan ia kemudian meminta perhatian dari kelas. Ia mulai membaca dan saat itu saya tahu bahwa kami, sebagai manusia dan bagian dari Tuhan, membagikan pengalaman ini untuk menyembuhkan dan untuk disembuhkan.</p>
<p>Dengan caraNya sendiri, Tuhan memakai saya untuk menyentuh orang-orang yang ada diMcDonald&#8217;s, suamiku, anakku, guruku, dan setiap jiwa yang menghadiri ruang kelas di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang pernah saya pelajari: PENERIMAAN YANG TAK BERSYARAT.</p>
<p>Banyak cinta dan kasih sayang yang dikirimkan kepada setiap orang yang mungkin membaca cerita ini dan mempelajari bagaimana untuk MENCINTAI  SESAMA DAN MEMANFAATKAN BENDA-BENDA BUKANNYA MENCINTAI BENDA DAN  MEMANFAATKAN SESAMA.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ferazandra.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ferazandra.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ferazandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ferazandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ferazandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ferazandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ferazandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ferazandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ferazandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ferazandra.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ferazandra.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ferazandra.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=21&subd=ferazandra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/good-story/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/897cee6aaf90c9f6bca0efc43d2c7d0b?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">ferazandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengampuni dan Melupakan</title>
		<link>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mengampuni-dan-melupakan/</link>
		<comments>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mengampuni-dan-melupakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:21:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferazandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[melupakan]]></category>
		<category><![CDATA[mengampuni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mengampuni-dan-melupakan/</guid>
		<description><![CDATA[Cerita ini adalah &#8220;kisah nyata&#8221; yang pernah terjadi di Amerika.
Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk melakukan kegiatan lain.
Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru, ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut. Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.
Pria tersebut berlari menghampiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=20&subd=ferazandra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Cerita ini adalah &#8220;kisah nyata&#8221; yang pernah terjadi di Amerika.</p>
<p>Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya, kemudian ia meninggalkan truk tersebut sejenak untuk melakukan kegiatan lain.</p>
<p>Anak lelakinya yang berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru, ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tersebut. Akibatnya truk baru tersebut penyok dan catnya tergores.</p>
<p>Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dengan palu sebagai hukuman. Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke rumah sakit. Walaupun dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yang hancur tersebut, tetapi ia tetap gagal.<br />
<span id="more-20"></span><br />
Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tersebut.</p>
<p>Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata, &#8220;Papa, aku minta maaf tentang trukmu.&#8221; Kemudian, ia bertanya, &#8220;tetapi kapan jari-jariku akan tumbuh kembali?&#8221;</p>
<p>Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.</p>
<p>Renungkan cerita di atas! Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yang kau cintai. Truk dapat diperbaiki. Tulang yang hancur dan hati yang disakiti seringkali tidak dapat diperbaiki. Terlalu sering kita gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya, kita seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam.</p>
<p>Orang dapat berbuat salah. Tetapi, tindakan yang kita ambil dalam kemarahan akan menghantui kita selamanya.</p>
<p>Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan.</p>
<p>Mengampuni dan melupakan, mengasihi satu dengan lainnya.</p>
<p>Ingatlah, jika kau menghakimi orang, kau tidak akan ada waktu untuk mencintainya</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ferazandra.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ferazandra.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ferazandra.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ferazandra.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ferazandra.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ferazandra.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ferazandra.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ferazandra.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ferazandra.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ferazandra.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ferazandra.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ferazandra.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=20&subd=ferazandra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mengampuni-dan-melupakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/897cee6aaf90c9f6bca0efc43d2c7d0b?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">ferazandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANTEL KUNING</title>
		<link>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mantel-kuning/</link>
		<comments>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mantel-kuning/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:21:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferazandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Good point]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[kuning]]></category>
		<category><![CDATA[mantel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mantel-kuning/</guid>
		<description><![CDATA[Rinai hujan selalu membuat saya terharu. Rintiknya, mengingatkan pada masa-masa yang telah lalu. Begitu pula hari ini.
Dulu, sewaktu kecil, saya ingin sekali punya mantel hujan. Kuning, itu warna yang saya inginkan. Teman-teman saya yang lain telah memilikinya, dan mereka tampak gagah dengan mantel itu. Untuk anak kelas 2 SD, semua yang berwarna cerah, akan selalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=19&subd=ferazandra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Rinai hujan selalu membuat saya terharu. Rintiknya, mengingatkan pada masa-masa yang telah lalu. Begitu pula hari ini.</p>
<p>Dulu, sewaktu kecil, saya ingin sekali punya mantel hujan. Kuning, itu warna yang saya inginkan. Teman-teman saya yang lain telah memilikinya, dan mereka tampak gagah dengan mantel itu. Untuk anak kelas 2 SD, semua yang berwarna cerah, akan selalu tampak indah. Namun sayang, Ibu tak punya cukup uang untuk membelinya. Walau sempat kecewa, saya harus menurut, dan menahan keinginan untuk mempunyai mantel kuning itu.</p>
<p>Walau begitu, saya tetap kesal. Dan rasa itu memuncak ketika saya harus pulang dari sekolah. Hari itu hujan begitu deras. Saya makin kecewa dengan Ibu. Sebab, jika ada mantel, tentu saya tak perlu kena hujan, dan bisa bergabung bersama teman-teman yang lain. Kesal, dan marah, begitulah yang saya rasakan saat itu. Sementara yang lain tertawa dan menikmati hujan, saya harus berjalan pulang dengan tubuh yang basah kuyup.<br />
<span id="more-19"></span><br />
Ah..di tengah perjalanan, saya bertemu dengan Ibu. Dia tampak membawakan payung untuk saya. Karena terlanjur marah, saya tak menerima payung itu, dan ngambek, untuk tetap pulang tanpa payung. Walau begitu, ia tampak ingin melindungi saya dengan payungnya. Mendekap, agar saya tak terlalu basah terkena hujan. Hujan makin deras, dan kami pun berjalan pulang, walau saya tetap ngambek dan menolak untuk di payungi.</p>
<p>Sesampainya di rumah, tingkah itu terus saya perbuat. Saya tetap menolak untuk berganti pakaian. Akhirnya dengan sedikit terpaksa, hal itu saya selesaikan. Ibu, kemudian datang dengan handuk, dan langsung menyelubungi saya dengan handuk itu. Ada kehangatan yang segera menyergap. Saya menjadi lebih tenang. Tetap, tak ada kata-kata yang keluar dari Ibu, selain terus menghangatkan saya dengan handuk itu. Tangannya terus membersihkan setiap air hujan yang ada di badan. Disekanya kepala saya, agar tak nanti tak membuat sakit.</p>
<p>Masih dalam diam, Ibu kemudian memberikan pakaian ganti. Setelah itu, dia masih menyodorkan teh manis hangat buat saya. Ya, segelas teh manis, sebab, susu coklat, adalah hal yang jarang saya rasakan saat itu. Ya, kehangatan kembali hadir dalam tubuh. Walau saya mungkin tak mengerti apapun, saya yakin, ada kehangatan lain yang diberikan Ibu saat itu.</p>
<p>***</p>
<p>Ya, teman,  begitulah. Ibu mungkin tak mampu membelikan saya mantel kuning seperti yang saya impikan. Namun, payungnya telah membuat saya aman. Ibu mungkin tak mampu membelikan saya mantel kuning untuk terhindar dari hujan,<br />
namun, dekapannya membuat saya terhindar dari apapun.</p>
<p>Ibu mungkin tak mampu membelikan saya mantel kuning itu, namun, handuk hangatnya melebihi setiap kehangatan yang mampu diberikan setiap mantel. Ibu mungkin tak mampu membelikan mantel kuning, namun, usapan lembutnya, adalah segalanya buat saya.</p>
<p>Ibu mungkin tak menjemput saya dengan mobil atau kendaraan lain, namun lingkaran tangannya di tubuh saya, adalah dekapan yang paling indah. Ibu mungkin tak bisa memberikan susu coklat, namun, teh manisnya, lebih berharga dari apapun. Ibu mungkin tak bisa memberikan saya banyak hal lain, namun, dekapan, usapan, uluran tangan, perhatian, kasih sayang, sudah cukup sebagai penggantinya.<br />
Ya, rintik hujan selalu membuat saya terharu. Terima kasih buat Ibu yang tak membelikan saya mantel kuning. Karena, apa yang telah diberikannya selama ini, jauh melampaui semuanya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ferazandra.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ferazandra.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ferazandra.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ferazandra.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ferazandra.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ferazandra.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ferazandra.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ferazandra.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ferazandra.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ferazandra.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ferazandra.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ferazandra.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=19&subd=ferazandra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/mantel-kuning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/897cee6aaf90c9f6bca0efc43d2c7d0b?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">ferazandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Positive thinking about our life makes it more worth&#8230;..</title>
		<link>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/positive-thinking-about-our-life-makes-it-more-worth/</link>
		<comments>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/positive-thinking-about-our-life-makes-it-more-worth/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:20:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferazandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Good point]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[thinking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/positive-thinking-about-our-life-makes-it-more-worth/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali 
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=18&subd=ferazandra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali </p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.</p>
<p>Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.<br />
<span id="more-18"></span><br />
Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda.<br />
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan<br />
teman hidup </p>
<p>Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal  terlalu cepat</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya tidak punya anak </p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu<br />
tidak mengerjakan tugasnya,<br />
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan</p>
<p>Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan </p>
<p>Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,<br />
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda</p>
<p>Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,, </p>
<p>Kita semua menjawab kepada Tuhan<br />
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa  kamu masih hidup !</p>
<p>Life is a gift &#8230;&#8230;.<br />
Live it&#8230;<br />
Enjoy it&#8230;<br />
Celebrate it&#8230;<br />
And fulfill it&#8230;&#8230;.. </p>
<p>Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu<br />
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan<br />
Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,<br />
Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya,,,</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ferazandra.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ferazandra.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ferazandra.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ferazandra.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ferazandra.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ferazandra.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ferazandra.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ferazandra.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ferazandra.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ferazandra.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ferazandra.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ferazandra.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=18&subd=ferazandra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/positive-thinking-about-our-life-makes-it-more-worth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/897cee6aaf90c9f6bca0efc43d2c7d0b?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">ferazandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa yg kelihatan baik belum tentu benar adanya</title>
		<link>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/apa-yg-kelihatan-baik-belum-tentu-benar-adanya/</link>
		<comments>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/apa-yg-kelihatan-baik-belum-tentu-benar-adanya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 09:19:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferazandra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Good point]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[baik]]></category>
		<category><![CDATA[benar]]></category>
		<category><![CDATA[selubung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/apa-yg-kelihatan-baik-belum-tentu-benar-adanya/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan yang romantis. Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 9000 dollar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=17&subd=ferazandra&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan yang romantis. Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 9000 dollar. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam<br />
goreng sebagai gantinya.</p>
<p>Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanya<br />
dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan, sebuah contoh nilai kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain!<br />
<span id="more-17"></span><br />
Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya. &#8220;Kekasihku sedang  menunggu. Aku hanya ingin ayam gorengku.&#8221; Pemilik restoran menjadi semakin kagum atas sikap si pemuda yang begitu rendah hati. Ia memohon agar diijinkan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda jujur menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.</p>
<p>&#8220;Aku tidak mengerti&#8221; kata pemilik restoran. &#8220;Anda adalah satu-satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur! Ini merupakan suatu  kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang-orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu?&#8221;</p>
<p>&#8220;Itulah masalahnya,&#8221; kata si pemuda. &#8220;Istriku ada di rumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasihku. Sekarang berikan ayamku agar aku dapat pergi dari sini.&#8221;</p>
<p>Moral of the story:<br />
Mudah untuk terlihat baik di depan orang-orang yang tidak mengenalmu.Banyak di antara kita yang melakukan perbuatan baik di sana sini, pergi ke tempat ibadah, berkata benar, dan semua orang mengira kita adalah sosok  ideal yang sebenarnya tidak demikian.</p>
<p>Yang terpenting adalah apa yang ada di dalam hatimu. Tidaklah Penting berapa banyak hal yang kau perbuat atau apa yang orang lain kira tentang dirimu. Yang penting adalah hal yang terdalam. Jangan lakukan sesuatu supaya orang lain menyukaimu atau supaya seseorang kagum padamu &#8211; lakukan sesuatu untuk dirimu sendiri, jadikan dirimu seseorang yang lebih baik.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ferazandra.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ferazandra.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ferazandra.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ferazandra.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ferazandra.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ferazandra.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ferazandra.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ferazandra.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ferazandra.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ferazandra.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ferazandra.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ferazandra.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ferazandra.wordpress.com&blog=613283&post=17&subd=ferazandra&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ferazandra.wordpress.com/2008/03/17/apa-yg-kelihatan-baik-belum-tentu-benar-adanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/897cee6aaf90c9f6bca0efc43d2c7d0b?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">ferazandra</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>